20260127

Liner Notes #2: The Silence After the Track

the music has stopped, but the rhythm is still here
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pernahkah kalian merasa telinga masih berdenging padahal musik sudah lama berhenti?

Itulah yang saya rasakan setelah hiruk-pikuk tanggal 30 Agustus 2025 kemarin. Lapangan sekolah kini sudah kembali sepi dan panggung megah itu mungkin sudah mulai dibongkar. Namun, anehnya, semangat kebersamaan itu masih terasa berputar-putar di kepala saya, seperti piringan hitam yang terus berputar di bagian akhir meski lagunya sudah habis.

Ternyata, masa muda itu bukan cuma soal seberapa megah panggung yang kita naiki atau seberapa keras kita berteriak. Ia adalah tentang keberanian untuk merayakan momen bersama, meskipun kita tahu suara itu pada akhirnya akan hilang ditelan angin.

Catatan ini saya buat untuk mengabadikan sisa-sisa energi itu. Tentang memori yang kini tersimpan diam-diam di galeri ponsel, yang mungkin baru akan kita buka kembali saat dunia terasa terlalu serius atau saat kita mulai merindukan masa-masa "berisik" ini.

I’ve crown it as the most ethereal melody in 2025.

Let's keep the record spinning,


K,

January, 28 2026

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© The Daily Vinyl: Key's Journal
Keysha Syahrotushita