“Words fail, but the melody stays.”
Selamat datang di Side C.
Jika Side A adalah tempat saya berbicara dengan pikiran, dan Side B adalah tempat saya berbicara melalui lensa kamera, maka Side C adalah tempat saya membiarkan orang lain berbicara untuk saya—melalui lagu-lagu mereka.
Saya selalu percaya bahwa setiap fase hidup kita memiliki soundtrack-nya sendiri. Ada lagu yang terdengar seperti aroma buku perpustakaan yang tua, ada yang terasa seperti keringat dan teriakan di lapangan sekolah, dan ada yang terdengar seperti sunyinya jam tiga pagi saat kita sedang mempertanyakan segalanya.
Di sisi ini, saya tidak akan banyak bercerita dengan kalimat panjang. Saya hanya akan memberikan sebuah frekuensi. Sebuah kurasi lagu yang menemani saya berjalan melewati hari-hari yang kadang terlalu berisik atau justru terlalu sepi.
Silakan pasang earphone kalian, sesuaikan volumenya, dan mari kita dengarkan apa yang sedang dunia coba katakan pada kita hari ini.
K,
February, 02 2026
Tidak ada komentar
Posting Komentar